Jumat, 28 September 2012

Joe Cole: Saya Ingin Buat Sejarah Bersama Liverpool

0 komentar

Joe Cole: Saya Ingin Buat Sejarah Bersama Liverpool

Joe Cole kembali ke Liverpool. © AFP
Gelandang Liverpool, Joe Cole, berharap untuk dapat membuktikan kualitasnya di tangan manajer anyar, Brendan Rodgers.

Cole sedang mencari sebuah awal yang baru bersama The Reds dan berharap akan menjadi bagian dari era baru Rodgers. Cole gagal bermain mengesankan sejak didatangkan dari Chelsea ke Anfield musim panas dua tahun lalu.

Cole ingin membuat sukses karirnya bersama Liverpool. Dia merasa bahwa dirinya telah memiliki sesuatu untuk membuktikan kepada para Liverpudlians.

"Sangat menyenangkan bisa kembali. Ini yang diinginkan banyak orang, jadi aku senang bisa kembali. Latihan berjalan dengan baik. Dan bagus untuk kembali ke Inggris serta kembali ke Liverpool," ujar Cole di situs resmi klub.

"Saya tidak ingin meninggalkan Liverpool suatu hari nanti sebelum meraih sukses atau mendapatkan sesuatu yang indah di sini. Saya ingin membuat kenangan di Anfield."

"Saya sudah berhasil di West Ham, Chelsea dan Lille. Saya tidak ingin orang-orang mengatakan bahwa saya tidak memilikinya di sini."

"Saya ingin diberi kesempatan untuk bermain, belajar dan meningkatkan permainan dengan tim yang hebat ini. Saya ingin terlibat dalam tim ini dan saya benar-benar bersemangat."

Pemain 30 tahun ini juga membeberkan alasannya untuk bergabung kembali dan masih memiliki gairah untuk bermain bersama Liverpool.

"Jika saya diberi kesempatan untuk bermain, saya selalu memberikan semua yang terbaik dan memberikan semua yang saya punya untuk tim," tambah Cole.

"Saya datang ke sini untuk satu alasan, karena saya ingin menjadi bagian dari kebangkitan klub ini. Saya senang datang ke Liverpool karena saya tahu klub besar ini memiliki banyak sejarah dan saya ingin menjadi bagian itu. Saya masih melakukannya."

"Semangat berkobar dalam diri saya untuk menjadi bagian dari itu. Saya ingin menjadi bagian dari klub untuk bergerak kembali ke jalur yang benar (juara)."

Musim lalu, Joe Cole dipinjamkan ke klub Prancis, Lille. Dan dia saat ini bersemangat untuk mengukir kesuksesan bersama Liverpool
Read full post »

Rodgers: Peran Gerrard dan Carragher Tetap Vital

0 komentar

Rodgers: Peran Gerrard dan Carragher Tetap Vital

Steven Gerrard dan Jamie Carragher, jiwa Liverpool © AFP
Steven Gerrard dan Jamie Carragher akan tetap memainkan peran kunci untuk Liverpool, demikian dijanjikan manajer baru Brendan Rodgers.

Kedua pemain veteran tersebut sudah menjadi denyut nadi The Reds selama satu dekade dan Rodgers berharap bisa memanfaatkan pengalaman yang dimiliki keduanya di Anfield.

"Saya yakin para pemain senior kami tetap vital. Terutama mereka berdua, mereka adalah hidup dan jiwa klub ini. Mereka sudah jadi anggota penting dari grup di sini selama bertahun-tahun," ucap eks manajer Swansea itu.

"Saya punya hubungan dekat dengan kapten (Gerrard) dan wakil kapten (Carragher). Kedua pemain itu akan memainkan peran penting ke depannya."

Lebih lanjut Rodgers memuji Gerrard yang mau bertemu dan berdiskusi dengannya padahal dia tengah menjalani liburan usai Euro 2012. "Ia teladan sempurna untuk klub ini, pemain yang luar biasa menginspirasi dan kapten yang hebat - di dalam maupun luar lapangan," sanjungnya.
Read full post »

Gerrard Khawatir Tak Bisa Raih Gelar Juara EPL

0 komentar

Gerrard Khawatir Tak Bisa Raih Gelar Juara EPL

Steven Gerrard © Getty Images
Calon legenda Liverpool, Steven Gerrard tengah didera rasa khawatir. Sang kapten mengaku cemas tak bakal bisa mewujudkan mimpi terbesarnya, yaitu mengangkat trofi juara Liga Premier.

Gelar juara EPL memang satu-satunya gelar yang belum ia raih. Gelandang yang telah berusia 32 tahun itu sudah merasakan gelar juara Liga Champions, FA Cup, Super Cup dan Piala Liga bersama The Reds.

"Semoga sebelum saya gantung sepatu, saya bisa mewujudkan mimpi menjadi juara liga - tapi saya juga harus realistis," tuturnya.

Musim lalu, Liverpool memenangi Piala Liga dan masuk final Piala FA, namun di pentas liga mereka babak belur. The Reds finis 34 poin dari puncak klasemen. Meski demikian, Gerrard masih optimis mereka bisa menandingi siapapun andai sanggup mempertahankan konsistensi.

"Saya rasa kami tak tertinggal jauh. Tentu kami harus realistis, kami finis kedelapan di liga tahun lalu. Tapi kami masuk dua final, yang artinya kami bisa bersaing dengan siapapun di saat terbaik kami. Jika kami bisa lebih konsisten, kami akan finis lebih tinggi dari tahun lalu," ucapnya.

Stevie G menambahkan, bahwa Brendan Rodgers dapat membawa Liverpool kembali ke era kejayaannya. Ia berpendapat bahwa eks pelatih Swansea itu memiliki gaya dan filosofi kelas Eropa.
Read full post »

Gerrard: Mourinho Ajak Saya Gabung di Madrid

0 komentar

Gerrard: Mourinho Ajak Saya Gabung di Madrid

Steven Gerrard © AFP
Steven Gerrard menunjukkan loyalitas yang pantas dibanggakan oleh Liverpudlian. Kapten Liverpool ini menjelaskan bahwa Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho pernah beberapa kali mengajaknya untuk bergabung, namun ia menolak tawaran tersebut.

Gerrard mengungkapkan kepada Daily Mail, bahwa Mourinho pernah membujuk dirinya untuk bergabung di Santiago Bernabeu di musim pertamanya melatih Real Madrid dan saat pelatih Portugal itu melatih Chelsea.

Gerrard mengakui,"Hal ini telah berlangsung hampir selama 10 tahun terakhir. Orang-orang hanya mendengar tentang ini saat Mourinho melatih Chelsea pada musim 2004 dan 2005. Tapi hal ini telah terjadi beberapa kali."

Ia menyebut juga bahwa selain Mourinho, Sir Alex Ferguson juga menginginkan agar dirinya mau bermain bersama Manchester United. "Sir Alex Ferguson juga menginginkan saya. Tapi itu adalah suatu hal yang mustahil," jelasnya.

Dia menambahkan,"Mourino tidak sama, tentu saja. Liverpool tidak benar-benar menolak waktu itu, sehingga saya pun sempat mempertimbangkannya. Tapi akhirnya saya menolaknya, dan setahun kemudian saya tetap menolaknya lagi."

Sesudah itu, Mourinho tak lagi mengajak Gerrard untuk bergabung dengan timnya hingga saat memimpin Internazionale Milano. Tapi ketika bergabung dengan Real Madrid, tawaran itu datang lagi.

Dia menambahkan,"Dua tahun yang lalu, Mourinho datang kembali saat melatih Real Madrid. Saya melihat ada beberapa pemain yang tertarik ketika mendapatkan tawaran dari Real Madrid dan Barcelona. Hingga menyebabkan mereka ingin pindah."

"Tapi hal itu tak akan pernah terjadi pada saya. Saya merasa berbahagia dan saya akan tetap berada di sini," ia menegaskan.
Read full post »

Mourinho Anggap Modric Belum Cukup Siap di Madrid

0 komentar

Mourinho Anggap Modric Belum Cukup Siap di Madrid

Luka Modric © AFP
 Luka Modric masih belum cukup siap untuk bermain bersama Real Madrid demikian menurut penilaian Jose Mourinho.

Mou menganggap penampilan Modric sebagai playmaker di tim, kala bermain sebagai starter hingga menit ke-58 (saat itu Madrid berhasil mengalahkan Granada 3-0) masih belum sesuai dengan harapannya.

Mourinho berkata,"Modric kurang begitu siap untuk kami, tetapi karena hari ini ia bermain sebagai playmaker, ia punya waktu untuk mengembalikan performa tanpa tugas untuk bertahan."

Hal itu disebabkan karena Modric masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan performa terbaiknya, setelah kehilangan banyak kesempatan bermain di Tottenham Hotspur (tim lamanya), demikian menurut The Only One.

Pelatih asal Portugal tersebut menambahkan,"Saya pikir ia akan bisa bermain dengan baik selama 45-60 menit. Sekarang, kami akan lihat apa yang terjadi dengan seleksi tim, dan semoga ia mendapat kesempatan bermain karena itu akan berdampak bagus baginya."

"Modric harus meningkatkan staminanya, karena ia tidak berlatih cukup lama. Ia hanya perlu sedikit waktu."

Pada dini hari tadi saat pertandingan melawan Granada di Santiago Bernabeu, akhirnya Modric  harus digantikan oleh Mesut Ozil di menit ke-58, ketika Los Blancos sudah memimpin dua gol.
Read full post »

Minggu, 16 September 2012

Fergie: Powell Pewaris Sepatu Scholes

0 komentar

Nick Powell (Getty Images)
VIVAbola - Sepak terjang Nick Powell bersama Manchester United di awal musim ini sukses memuaskan sang manajer, Sir Alex Ferguson. Bahkan, Fergie sangat yakin Powell akan menjadi penerus Paul Scholes di Old Trafford.

Powell didatangkan Fergie dari klub yang berada dua level di bawah Premier League, Crewe Alexandra. Dan Powell sukses menjawab kepercayaan Fergie setelah didebutnya ikut mengantarkan MU menekuk Wigan Athletic 4-0.

Harapan Ferguson menemukan Scholes baru kini terbentang di depan mata. Powell dianggap Fergie sebagai sosok ideal menggantikan peran Scholes. Terlebih, Powell juga punya kemampuan mencetak gol layaknya Scholes. Hal itu dibuktikan dengan satu golnya ke gawang Wigan.
"Nick Powell akan menjadi pemain yang sangat bagus yang kami harapkan akan mengisi sepatu Paul Scholes," kata Ferguson dilansir tribalfootball.

"Dia (Powell) punya visi yang hebat, temperamen yang baik, dua kaki yang besar, cepat dan juga bisa menjadi penyerang hebat," lanjut manajer asal Skotlandia itu.

Pemilik nama lengkap Nicholas Edward Powell ini diboyong MU dari Crewe Alexandra dengan nilai transfer yang diyakini berkisar 6 juta pounds.

Read full post »

Neville Sebut Scholes Guru Terbaik Pemain Muda

0 komentar

Paul Scholes (REUTERS/Darren Staples)
Mantan kapten Manchester United, Gary Neville kembali memberikan pujian untuk mantan rekannya Paul Scholes. Di mata Neville, sosok Scholes dianggap sebagai panutan ideal bagi semua pemain muda.

Saking kagumnya, Neville bahkan menyebut Scholes sebagai pemain terbaik di generasinya. Pujian bertubi-tubi Neville kepada Scholes bukan tanpa alasan. Pemain yang berjuluk The Ginger Prince ini telah melakoni 700 laga bersama MU.

Bahkan, Scholes yang kini telah berusia 37 tahun berhasil mencetak satu gol saat Iblis Merah menghajar Wigan Athletic dengan skor telak 4-0 dalam lanjutan Premier League, Sabtu lalu.

Bersama MU, Scholes juga telah merasakan gelar Premier League, FA Cup dan Champions League. Scholesy juga telah memperkuat The Three Lions dengan catatan 66 caps sebelum memutuskan pensiun di timnas.

Sebenarnya, Scholes juga telah memutuskan pensiun di sepakbola sebelum akhirnya dibujuk Sir Alex Ferguson untuk kembali pada pertengahan musim lalu. Dan ternyata come back Scholes masih memberikan hasil.

"Dia (Scholes) seorang model bagi pemain-pemain muda untuk melihat bagaimana dia bermain di lapangan," kata Neville dilansir Daily Mail.

"Saya peringatkan bagi siapapun yang mencintai sepakbola, jika mereka punya seorang anak yang ingin belajar bagaimana menjadi pemain profesional maka ajaklah menonton dia bermain sepanjang musim ini," lanjut Neville.

Pengaruh Scholes memang masih dirasakan skuad Sir Alex Ferguson. Sebelum ikut membantu MU menaklukkan Wigan, Scholes juga menjadi pahlawan saat MU mengalahkan Southampton dengan skor 3-2.
Read full post »

Vise Sukses Curi Poin di 10 Menit Akhir

0 komentar

Pemain CS Vise saat tampil di Divisi Dua Liga Belgia  
CS Vise berhasil mencuri satu poin saat bertandang ke kandang KAS Eupen, Minggu 16 September 2012 atau Senin dini hari WIB. Hasil imbang itu diraih lewat dua gol dalam 10 menit akhir.

Bermain di Stadion am Kehrweg, hanya nama Alfin Tuasalamony yang berada di starting lineup Vise. Syamsir Alam sendiri kembali harus duduk di bangku cadangan.

Tuan rumah tampil ofensif sejak menit pertama. Vise sendiri baru bisa menciptakan peluang pada menit ke-20.

Pada menit ke-22 Eupen sempat membobol gawang Vise namun dianulir wasit. Menit 33 gawang Vise kembali selamat setelah Giuseppe Ingrassia mengagalkan penalti lawan.

Namun, Vise akhirnya harus kebobolan pada menit ke-42 dan 75 oleh Luigi Vaccaro dan Hiroshi Ibusuki.

Dalam sepuluh menit terakhir, Vise berhasil bangkit. Berawal dari sepakan penalti Ioannis Masmanidis di menit ke-81 dan disusul gol
Emmanuel Françoise tiga menit kemudian, tim berjuluk Si Angsa itu bisa menyamakan kedudukan jadi 2-2.

Dengan hasil ini Vise menyudahi rentetan dua kali kalah, tapi dengan hanya tambahan satu poin membuat mereka tertahan di peringkat 15 dengan poin empat dari empat laga. Eupen sendiri dua peringkat lebih baik dengan poin lima.

Susunan Pemain CS Vise: Ingrassia, Alfin, Mirvic, Perna, Zinho, Conti, Dessart, Lecomte, Masmanidis, Danning, Boateng.
Read full post »

Rossi Dedikasikan Podium untuk Simoncelli

0 komentar

Valentino Rossi berhasil menjadi tercepat kedua pada GP San Marino, Minggu 16 September 2012. Sang ikon kembali ke tempat seharusnya, podium.

Berada dibelakang Jorge Lorenzo sepanjang balapan, Rossi berhasil mempertahankan posisi runner-up meski sempat mendapat tekanan.

Sukses ini didedikasikan untuk Marco Simoncelli, yang namanya sekarang digunakan dalam nama sirkuit Misano.

Rossi adalah teman dekat Simoncelli di MotoGP. Namun, persahabatan keduanya  berakhir tragis setelah Sic meninggal akibat kecelakaan di GP Malaysia 23 Oktober 2011 lalu.

Misano adalah sirkuit dekat kota kelahiran Simoncelli. Nama sirkuit pun akhirnya didedikasikan untuk rider berambut kriwil itu.

"Meraih posisi kedua ini sangat spesial jika dilihat dari berbagai sudut. Pertama, ini terjadi di Misano, sangat dekat dengan kampung halamanku, Grand Prix kandang saya," ujar Rossi usai balapan, seperti dilansir Autosport.

"Kedua, ini terjadi di sirkuit yang dinamakan sesuai nama Marco, jadi hasil ini saya berikan untuknya. Saya pikir dia membantu saya. Saya sangat senang untuknya dan keluarganya," lanjut The Doctor.

Ducati menyuplai sasis dan swingarm baru untuk Rossi di GP San Marino ini. Perubahan itu berbuah positif. Setelah memulai dari second row, Rossi mampu tampil kompetitif dan mengamankan posisi dua.

"Ini juga hasil yang penting buat saya, tim, dan semua yang tetap bekerja keras untuk saya meski dalam saat sulit, dan yang pasti buat Ducati," tambah pembalap Italia itu.

"Semua orang di Bologna (pabrik Ducati) telah bekerja keras untuk rencana ini dan sekarang kita mendapat balapan luar biasa dan podium. Terima kasih pada semuanya, ini adalah raihan yang luar biasa," ucap Rossi.
Podium di GP San Marino ini adalah podium kedua yang diraih Rossi sepanjang musim 2012-13. Sebelumnya, VR46 berhasil meraih posisi yang sama di GP Prancis, tapi kala itu balapan diganggu oleh hujan lebat.
Read full post »

Gol Milito dan Cassano Bawa Inter Bungkam Torino

0 komentar

Inter Milan (REUTERS/Giampiero Sposito)
Inter Milan berhasil menuai hasil positif saat bersua tuan rumah Torino di laga giornata ketiga Serie A, Senin 17 September 2012. Inter Milan berhasil menekuk Torino dengan skor meyakinkan 2-0.

Tandang ke Stadion Olimpico, dua gol kemenangan Nerazzurri dicetak Diego Milito di babak pertama dan Antonio Cassano di babak kedua. Dengan kemenangan ini, Inter berhak naik ke posisi enam klasemen sementara dengan torehan enam poin.

Sedangkan bagi tuan rumah Torino harus rela turun satu tingkat ke posisi sembilan klasemen sementara Serie A dengan koleksi tiga poin atau satu tingkat di atas AC Milan yang nangkring di posisi 10.

Inter berhasil unggul 1-0 saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Adalah Milito yang berhasil membuat skuad Andrea Stramaccioni unggul 1-0 atas tuan rumah. Striker Argentina ini berhasil melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diselamatkan kiper Francois Gillet.

Tuan rumah sempat merespon lewat tendangan Angelo Ogbonna di menit 13. Namun, bola masih terlalu lemah sehingga dengan mudah dapat dikuasai kiper Inter, Samir Handanovic.

Inter berpeluang memperbesar keunggulan di menit 25 lewat tendangan bebas Wesley Sneijder setelah Javier Zanetti dilanggari pemain bertahan Torino. Sayangnya, bola masih mampu ditepis Gillet. Meski beberapa peluang diciptakan kedua tim namun skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Torino lebih tampil menyerang. Sebaliknya, Inter Milan lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik. Namun, usaha demi usaha yang dilakukan tim besutan Giampiero Ventura selalu berbuah kegagalan.

Alih-alih menyamakan kedudukan,Torino justru harus kembali kebobolan di menit 83. Cassano yang masuk menggantikan Sneijder berhasil menjebol gawang Torino memanfaatkan umpan silang mendatar Milito. Skor 2-0 ini akhirnya bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain
Torino:
 Jean Francois Gillet, Angelo Ogbonna, Salvatore Masiello, Kamil Glik, Matteo Darmian, Mario Santana, Alessandro Gazzi, Alan Stevanovic, Matteo Brighi, Rolando Bianchi, Alessandro Sgrigna

Inter: 
Samir Handanovic, Andrea Ranocchia, Juan Jesus, Jonathan, Yuto Nagatomo, Javier Zanetti, Fredy Guarin, Esteban Cambiasso, Álvaro Pereira, Wesley Sneijder, Diego Milito
Read full post »

My Twetts Twitter

 

Copyright © World Blog's Design by Ivander Svega Silitonga | Blogger Theme by IvanderDesigner | Powered by Huye!!